Petasan dan tiupan terompet secara maksimal serta sorakan orang-orang yang tidak jelas apa yang diucapkan menandakan pergeseran 2009-2010. satu menit kemudian, hening dan kembali menikmati percakapan yang tenang ditemani secangkir hangat minuman berkafein.
Memasuki 2008 saya merayakannya dengan mengadakan roadtrip ke Jogja naik mobil beramai-ramai.
Perpindahan 2008 ke 2009 cukup dengan menikmati film Australia dibioskop, kemudian dilanjutkan dengan kumpul-kumpul santai di rumah teman di Bintaro.
Untuk menutup 2009 saya isi dengan kegiatan yang tidak bisa lepas dari diri saya, yaitu musik, kuliner, pertemanan, dan travelling. John Mayer, Temper Tramp, The Smiths dan "Here Comes Your Man" oleh the Pixies telah menjadi musik pengiring kami menutup tahun.
Memasuki tahun ini, saya kembali merasa seperti remaja; tentunya tanpa gangguan jerawat, suara pecah, kumis tipis, serta hormonal issues lainnya yang disebut masa puber. Segar, riang, penuh rasa penasaran dan semangat hidup mengejar cita-cita dan menguji ide-ide "cemerlang" di kepala saya di tahun 2010 ini yang diharapkan menjadi awal mula segala suatu kisah dan kesuksesan masa depan.
Secara singkat dan tanpa titik (kecuali pada akhir kalimat ini) akan saya rinci kegiatan menyambut tahun baru kemarin dimulai dengan Bandung, Bumi Sangkuriang, menyaksikan The Ingredients, menikmati pertemanan di Roemah Kopi, merekam malam itu dengan Polaroid, berpisah dan bertemu teman lain di McD, perjalanan 6 jam berangkat pukul 4 pagi, Ciamis, Pangandaran, rumah nasi Porkot, Green Canyon, Batu Karas yang ramai dan kotor, duit habis, hp mati semua, Ciamis, rumah makan padang Minang Mangkau, Bandung, SetraSari, Gegerkalong, terjebak macet menuju Dago atas, warung masakan Aceh, Roemah Kopi (lagi), muter-muter Bandung Selatan gak jelas, Punclut, ayam goreng paha, panorama kota Bandung dimalam hari, menemukan objek taruhan taruhan pertama di tahun ini, Padalarang, Cipularang, Cikampek, Empang Tiga, cuci mobil, sate padang Ajo Ramon, Bintaro, Pulo Gadung, Empang Tiga, pulang sampai rumah, tidur, bangun-bangun sudah tanggal 4 Januari 2010.
(maaf apabila banyak penyebutan brand)
Desember tanggal 31 2009 ini berarti satu tahun sudah saya lewati dan kini menjadi bahan renungan untuk menghindari kesalahan yang sama, memperbaiki segala kekurangan, dan mengisi segala bidang yang kosong ditahun yang akan datang.
Walaupun mungkin tahun 2009 tidak kita tutup bersama, namun saya harap kalian pun melewatinya dengan orang-orang terdekat dan tersayang dan telah menjalani tahun yang berarti. Semoga 2010 menjadi tahun yang akan membuka lebar kesempatan kita untuk berkumpul kembali.
Untuk itu, terimakasih kepada band the Ingredients (lihat myspace mereka), yang telah membawakan lagu-lagu yang mengingatkan saya pada musik yang dimainkan oleh President of The United State dan membawa saya kembali pada dekade 1990.
Terima kasih pada alam indah dan tidak begitu indah Pangandaran, Green Canyon, Batu Karas, Ciamis, Dago dan mereka yang berada didalamnya seperti Mas Ai, Mas Agus dan kawan-kawan yang menjadi sumber inspirasi dan kritik diri sendiri serta meyakinkan saya untuk melakukan sesuatu yang berarti untuk orang banyak dan Indonesia akan menjadi lebih baik.
Terima kasih pada aneka ragam makanan dan minuman yang menjadi bahan konsumsi saya selama perjalanan.
Terima kasih kepada teman-teman yang hadir menemani malam itu yang telah berbagi cerita, tawa, pikiran dan rencana-rencana sehingga menciptakan cerita baru tersendiri yang mungkin akan kita ceritakan kembali kelak.
Terima kasih teman-teman yang telah datang dan pergi sepanjang 2009. Kehadiran kalian memberi makna dan inspirasi hidup saya.
Dan terima kasih 2009. Saya merangkum dirimu dengan kalimat "ciptakan musuh baru, hubungkan diri kembali pada teman-teman dan masa lalu".
Wake up, it's 2010! Kita harus merasa lebih hidup daripada hidup itu sendiri. Caranya? Klo kata orang bule, "Do the things that make you feel alive".
Cheers and Love.



0 komentar:
Posting Komentar